Digital Library
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Menuju Era Digital Dalam Pelayanan Informasi

Tips Aman Mengunakan Komputer & Ponsel untuk Kesehatan Mata

Komputer & Ponsel sudah menjadi barang yang selalu kita butuhkan, terutama di era komunikasi digital seperti sekarang ini khususnya dimasa pandemi Covid-19 ini.
Enggak jarang, kita susah lepas dari ponsel. Akibatnya, kesehatan mata bisa terganggu.

Melansir dari Kompas.com, Staf Divisi Pediatri Oftalmologi Departemen IK Mata FKUI-RSCM, dr. Julie Dewi Barliana, SpM(K), M. Biomed, mengatakan, layar ponsel bisa menyebabkan mata terasa kering, panas, berair, bahkan katarak.

Ponsel bekerja menggunakan gelombang elektromagnetik yang menimbulkan radiasi di sekitar kepala, terutama mata.

Efek panas dari gelombang tersebut bisa menimbulkan akibat buruk pada mata, terlebih untuk penggunaan yang berlebihan.

1. Jaga Jarak Pandang
Jarak pandang aman menggunakan komputer/ponsel adalah 30-40 cm dari mata. Hal ini sama dengan jarak pandang saat membaca buku.

Untuk kamu yang menggunakan kacamata, sangat dianjurkan untuk menggunakan kacamata sesuai dengan ukuran masing-masing agar jarak ideal tetap bisa diterapkan.

2. Sering Berkedip
Jangan lupa untuk mengedipkan mata saat menatap layar komputer/ponsel, ya. Hal ini penting untuk mencegah mata jadi kering.

3. Istirahatkan Mata
Setelah menatap ponsel selama 20 menit, usahakan untuk mengambil rehat atau jeda dengan enggak menggunakan komputer/ponsel.
Hal ini agar mata bisa beristirahat sejenak.

4. Atur Tampilan Layar
Pastikan pengaturan layar komputer/ponselmu nyaman untuk digunakan. Gunakan font yang mudah untuk dibaca. Atur ukuran font agar eggak terlalu besar dan tidak terlau kecil sehingga bisa dibaca dengan mudah oleh mata. Begitu juga dengan tingkat kecerahan atau brightness.

Atur brightness yang sesuai dengan keadaan penggunaan, misalnya saat di dalam ruangan atau di luar ruangan kebutuhan akan berbeda. Pastikan brightness enggak terlalu gelap dan terlalu terang.

5. Jaga Kebersihan Layar
Usahakan layar komputer/ponsel tetap jernih dan bersih sehingga enggak mengganggu pandangan mata.
Membersihkan layar ponsel bisa dilakukan dengan tisu lembut atau bahan lainnya.

6. Gunakan Screen Protector
Screen protector pada layar ponsel penting untuk meminimalisasi pancaran cahaya yang berlebihan.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, menurut dr, Julie, akan penting dan efektif dibandingkan dengan mengonsumsi vitamin untuk mata dan menggunakan kacamata pelindung.


CARA MENANGKIS GANGGUAN EKSTERNAL SAAT MEMBACA & BELAJAR

Membaca adalah aktivitas yang sangat bermanfaat. Banyak orang sadar akan hal itu. Namun sayang, terkadang lingkungan kita tidak selalu mendukung.
 
Ada saja gangguan yang membuat kita tidak bisa maksimal dalam membaca. Gangguan-gangguan tersebut bisa berasal dari luar, bisa pula berasal dari dalam diri kita.
 
Dibandingkan dengan gangguan dari dalam, gangguan-gangguan dari luar atau eksternal biasanya lebih kuat dan terasa pengaruhnya.
 
Berikut beberapa gangguan eksternal utama dalam membaca dan belajar serta bagaimana cara mengatasinya.
 
1. PONSEL
 
 
ponsel
 
Keberadaan ponsel menghadirkan berbagai potensi gangguan terhadap niat untuk membaca.
 
Semakin canggih ponsel kita, semakin banyak keinginan yang ditimbulkannya.
 
Keinginan untuk bermain game, browsing, update media sosial dan sebagainya membuat kita sulit berkonsentrasi saat memutuskan akan membaca atau belajar.
 
Solusi terbaik mengatasi gangguan ini adalah dengan mematikan ponsel Anda. Disiplinkan diri Anda dengan mematikan ponsel, saat Anda menghabiskan waktu secara khusus untuk membaca atau belajar.
 
Cara ini akan membantu Anda untuk fokus pada bacaan dan bahan yang sedang dipelajari.
 
2. TELEVISI
 
 
televisi
 
Disamping mendapatkan informasi, kegiatan menonton televisi biasanya kita lakukan untuk mencari hiburan. Banyak acara televisi dirancang untuk membuat penontonnya merasa rileks.
 
Tak mengherankan bila televisi sering menjadi gangguan terbesar usaha kita untuk membaca atau belajar. Terutama bila ruangan atau tempat membaca Anda berdekatan dengan ruangan keluarga, dimana televisi biasa menyala.
 
Jangan biarkan perhatian Anda terpapar pada dua hal sekaligus. Selain otak Anda akan cepat lelah, materi yang tengah dibaca juga akan sulit dipahami. Akibatnya, Anda tidak akan kunjung menyelesaikan bacaan.
 
Agar mendapatkan hasil maksimal, matikan atau minimal jauhkan televisi dari diri Anda. Dengan begitu Anda lebih dapat memfokuskan diri pada bacaan yang dihadapi.
 
3. KOMPUTER / LAPTOP
 
 
laptop
 
Bila Anda tidak mampu bersikap, komputer atau laptop bisa menjadi kawan sekaligus lawan. Saat belajar, pastikan hanya halaman-halaman yang relevan untuk dipelajari yang terbuka. Fokuskan diri Anda pada materi-materi yang memang ingin dibaca atau dipelajari.
 
Matikan semua fasilitas on-line seperti facebook, yahoo, dan lainnya yang menggiring Anda untuk melenceng dari tujuan. Kendalikan diri Anda untuk tidak membuka game, youtube, atau situs-situs hiburan lain yang cenderung menghabiskan waktu Anda.
 
4. KELUARGA DAN TEMAN-TEMAN
 
 
keluarga-dan-teman
 
Berkumpul bersama keluarga dan teman-teman bisa jadi momen yang menyenangkan. Namun hal itu bisa jadi saat yang menyulitkan, bila Anda harus tetap berkonsentrasi pada bacaan. Misalnya karena besok Anda harus menghadapi ujian atau rapat penting.
 
Sulit memang untuk menghindari gangguan bila anggota keluarga atau teman-teman Anda tidak tahu dan mau memahami kesulitan Anda.
 
Cara mengatasi hal ini adalah dengan belajar untuk mengisolasi diri. Terutama bila Anda mendapatkan kenyataan bahwa teman-teman keluarga Anda sulit memahami kebutuhan Anda.
 
Pilihlah tempat yang meminimalkan gangguan, seperti sudut ruangan, di balik lemari, dan sebagainya yang cukup terisolasi dari keramaian
 
Bersikaplah ramah namun tegas pada ajakan keluarga atau teman-teman yang tidak terlalu penting dan waktunya bisa digantikan dengan aktifitas membaca atau belajar.
 
5. KEBUTUHAN FISIK
 
 
makanan-minuman
 
Aktivitas membaca, apa lagi dalam waktu lama, membutuhkan kondisi tubuh yang prima. Tubuh yang lelah, mengantuk, lapar ataupun haus akan mengurangi motivasi dan konsentrasi Anda saat membaca.
 
Demikian pula adanya berbagai dorongan refleks tubuh, seperti keinginan untuk buang air, haus, dan sebagainya yang akan membuat Anda sering beranjak dari kursi. Akibatnya, konsentrasi membaca Anda sering buyar.
 
Cara mensiasati hal ini adalah dengan memilih waktu dimana Anda benar-benar dalam kondisi yang fit untuk membaca. Upayakan berbagai tindakan antisipasi sebelum Anda mulai membaca.
 
Penuhi terlebih dahulu kebutuhan fisik Anda sebelum membaca. Isilah perut dengan makanan dan minuman yang cukup. Ada baiknya juga Anda letakkan sedikit kudapan dan secangkir minuman di meja baca agar mudah dijangkau.
 
Tak mudah memang untuk melakukan solusi yang disarankan. Namun dengan terus berlatih, kemampuan Anda mengatasi gangguan eksternal untuk berkonsentrasi akan semakin terasah. Dengan begitu waktu berharga untuk membaca yang Anda punya akan semakin optimal digunakan nantinya.